Selasa, 30 Maret 2010

selendang tua

dimana, mengapa, dia hanya bisa melihat,
merasa, tapi dia tdk bisa, berbuat apa yang ingin dia perbuat,
dia bagaikan selendang tua,
apa bila di ambil dari lipatan ,
dia akan koyak, dan kalau tdak di ambil dia akan punah di makan rayap,
jangan biarkan selendang tua ini, slalu di tempat, biarkan dia bicara, walau tak bisa melangkah, biarkan dia melihat walau tak bisa, manggapai,,,

SEHARI DI COROLIN


Pada pukul, 9 30 pagi,
Mata hari sudah menampakan dirinya,
Di depan mata,
Lambain niur, suara hempasan ombak,
Mengiringi setiap orang yang datang,
Kejaran para laki-laki paruh baya
Menghampiri setiap tamu,
Untuk menawarkan jasa angkutan,
Ibuk dengan anaknya yang masih
Ber ingus datang menawarkan sewa tikar,
Indahnya pantai membuat ,
Para pengunjung datang dan memandang lepas,
Ke luasnya laut,
Lambayain pulau pasir seakan memangil,
Siapa yang melihatnya,,
Oh corolin,
sunguh indah nuansa pasirmu,
sunguh ramah penduduknya,
sehari di corolin, bisa melupakan
sebulan masalah,






KARA : ANGGIE F